Bawean, 24 Desember 2024- Prodi PAI STAIHA Bawean berkolaborasi dengan Prodi PGMI STAIHA Bawean sukses menggelar seminar pendidikan dengan tema “Inovasi Pendidikan: Upaya Membangun Generasi Progresif di Era Society 5.0”. Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan pendidik dalam menghadapi tantangan era digital dan mempersiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi perubahan global.

Kegiatan ini dibuka oleh Kaprodi PAI STAIHA Bawean, Dr. Izul Herman, M.Pd.I yang menekankan pentingnya inovasi pendidikan dalam mempersiapkan generasi yang progresif dan berdaya saing tinggi. “Kita harus siap mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan global dan memiliki kemampuan untuk berinovasi,” katanya. Beliau juga menambahkan harapannya agar seminar ini dapat memicu perubahan positif dalam sistem pendidikan dan mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan global. “Kita harus terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi yang progresif,” imbuhnya

Seminar ini menampilkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Anita Puji Astutik, (Dosen UMSINA Sidoarjo), M.Pd.I. dan Dr. Nur Syarifuddin, S.Sy., M.Pd.I (Dosen STAIHA Bawean) yang membagikan pengetahuan dan pengalaman tentang strategi pendidikan inovatif dan implementasi teknologi dalam proses belajar-mengajar. Dr. Anita Puji Astutik menyampaikan tentang pentingnya pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi, sedangkan Dr. Nur Syarifuddin membahas tentang strategi pengembangan kemampuan guru dalam menghadapi era Society 5.0.

Peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa (PAI-PGMI) STAIHA Bawean sangat antusias mengikuti seminar ini. Mereka berharap dapat memperoleh pengetahuan dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi masa depan yang progresif. Salah seorang mahasia PAI Semester 5 an. Ummu Habibah bertanya “bagaimana mengintegrasikan tekhnologi pendidikan dengan humanisme dalam proses pembelajaran”. Pemateri 1 Dr. Anisa Puji Astutik, S.Ag., M.Pd.I mengapresiasi pertanyaan tersebut lalu menjawab bahwa ” integrasi tokhnologi pendidikan dengan humanisme dapat dilakukan dengan proses pembelajaran yang fleksibel, hal ini berkaitan erat dengan kompetensi guru dalam mengeola proses pembelajaran”.

Dengan suksesnya acara ini, STAIHA Bawean menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan global. Seminar ini diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan positif dalam sistem pendidikan dan mempersiapkan generasi yang progresif dan berdaya saing tinggi.
