
Kamis, 30 September 2021- Prodi PAI STAI Hasan Jufri Bawean agendakan NGOPI (Ngobrol Pontar) bersama salah satu pengawas madrasah naungan Kemenag Gresik, Bapak Tarmidzi, M.Pd. NGOPI dihadiri seluruh dosen dan Mahasiswa PAI.
Dalam materinya Bapak Tardmidzi menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan sistem kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam pelaksanaannya ada dua istilah penting yang menjadi landasan dalam upaya pengelolaan terhadap sistem pendidikan, yaitu kepemimpinan dan supervisi pembelajaran.
Istilah kepemimpinan mengacu pada proses mengatur dan mengajak orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Sebagai upaya untuk menjadi kepemimpinan yang efektif, seorang pemimpin harus memiliki visi yang jelas tentang tujuan yang akan dicapai; serta memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya dengan efektif dan menciptakan suasana yang kondusif bagi semua orang untuk bekerja sama. Selain itu, seorang pemimpin yang baik harus memahami perkembangan peserta didik dan dapat memberikan dukungan yang tepat untuk membantu peserta didik mencapai potensi terbaiknya.
Sedangkan istilah supervisi merupakan sebuah proses pengawasan dan evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran untuk memastikan bahwa proses tersebut berjalan dengan efektif dan efisien. Supervisi pembelajaran merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan. Melalui analisis supervisi, Bapak/Ibu dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam kegiatan pembelajaran.
Oleh karena itu, kepemimpinan dan supervisi merupakan dua indikator penting yang dapat memberikan dampak besar dalam pendidikan di Indonesia. Kepemimpinan yang efektif dapat membantu menciptakan suasana yang kondusif bagi supervisi pembelajaran, sehingga supervisi pembelajaran dapat memberikan dampak yang positif pada hasil belajar peserta didik.
Wah! penting sekali ya pemahaman terhadap kepemimpinan dan supervisi dalam pembelajaran. Masih banyak informasi lain yang perlu Bapak/Ibu ketahui terhadap dua hal tersebut sebagai kesiapan dalam mewujudkan kurikulum merdeka.
